Entry: Cara Cerdas Menjemput Jodoh Thursday, June 14, 2007



Beberapa waktu yang lalu aku mengikuti sebuah dialog interaktif bertema "Cara Cerdas Menjemput Jodoh". Menggunakan istilah menjemput karena setiap manusia telah disiapkan jodoh masing-masing, tinggal bagaimana upaya kita menjeputnya.

It's amazing karena dari peserta yang jumlahnya lebih dari 200 orang, ikhwannya tak lebih dari 25 orang saja. Banyak yang seusiaku pun banyak yang lebih senior dari aku, beberapa diantaranya bukanlah wajah asing bagiku karena sudah beberapa kali bertemu dalam majlis rutin ahad pagi di kawasan Gerlong ini.

Narasumber dialog ini adalah ustadzah Mimin, sedangkan moderatornya adalah suami ustadzah Mimin sendiri, duet yang sangat kompak bukan?

Ada sebuah ilustrasi menarik yang disampaikan ustadzah Mimin pada pembukaan dialog ini. Dua bulatan pada masing-masing garis lurus menggambarkan dua orang yang berpasangan. Setiap manusia memiliki pasangan masing-masing, mula-mula berjauhan, kemudian bergerak saling mendekat, lalu ada yang dipersatukan dalam jarak dan waktu, namun adapula yang berhenti dalam jarak yang tak terlalu jauh tapi tak bertemu atau bahkan ada yang makin menjauh. Jangan-jangan begitulah yang terjadi pada kita, jodoh kita sebenarnya sudah ada di depan mata, tapi karena amalan yang buruk sehingga kita tak segera dipersatukan.

Allah pasti memberi pasangan hidup bagi setiap orang, namun tidak semua orang mudah menemukan belahan jiwanya, ada yang cepat ada yang lambat bahkan ada yang tidak pernah menemukan di dunia tapi di surga. Bagi yang dilambatkan, ini menjadi ujian tersendiri, jika mampu menghadapinya dengan sabar dan berserah diri pada-Nya pasti Allah akan membalasnya dengan kenikmatan surga.

Cara Cerdas Menjemput Jodoh, tips dari narasumber 

1.  Berdoa dan perbanyak beramal shaleh

"Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadaKu tentang AKU, maka (jawablah), bahwa AKU sangat dekat, aku mengabulkan permohonan orang yang memohon kepadaKU, …" (Qs. 2:186)

"Qadha (ketentuan Allah) takkan tertolak kecuali dengan doa …" (HR Tirmizi)

"Sesungguhnya Tuhan kalian sangat malu dan pemurah, IA malu apabila seorang hamba mengangkat kedua tangannya lalu mengembalikannya dalam keadaan hampa (tanpa hasil)" (HR. Abu Daud)

2.  Beramal shaleh, berbakti kepada orang tua, perbanyak sedekah, menolong orang. Lalu seperti apakan amalan kita selama ini? Pantas saja kalo sampei sekarang belum juga dipertemukan, hehehe…

3.  Memiliki persepsi positif

"Aku selalu sesuai dengan persangkaan hambaKU kepadaKU. Dan aku selalu menyertainya ketika ia berzikir kepadaKU. Dan jika ia ingat padaKU dalam jiwanya, maka AKU pun mengingatnya dalam Zat-KU. Dan jika ia ingat padaKU ditempat ramai, AKU pun mengingatnya ditempat ramai yang lebih baik daripadanya. Jika ia mendekat padaKU sejengkal, AKU pun mendekat kepadanya sehasta. Jka ia mendekat sehasta, Aku pun mendekat kepadanya satu depa. Dan jika ia dating kepadaKU dengan berjalan, AKU pun akan dating kepadanya dengan berlari cepat" (Hadist Qudsi)

4.  Kepada diri sendiri, hendaknya lebih mengenal diri sendiri
5.  Kepada jodoh, hendaknya jangan terlalu ideal, setiap orang punya kekurangan. Jadikanlah kita sebagai criteria yang ideal.
Jika kita mengharapkan jodoh yang baik maka jadilah orang yang baik, karena hati yang baik akan bertemu dan bersinergi dengan hati yang baik. Hati yang buruk akan berhimpin dengan hati yang buruk pula.

Selamat berjuang.... Good Luck

 

   3 comments

eneng
September 21, 2009   07:57 PM PDT
 
Betul banget, makasih buat ilmunya, semoga Allah membalasnya dengan kasihsayangnya
3nd4ng
July 29, 2009   07:57 PM PDT
 
Subhanallah...S`mg aku sabar dan istiqomah dalam menjemput jodoh q yang tak kunjujg datang.Amien
Hamba ALLAH
July 19, 2008   08:06 PM PDT
 
Wah gampang-gampang susah ya menjemput jodoh. Tapi pada intinya emang benar semua tergantung dari amal baik kita, kalau kita menanam kebaikan hasilnyapun juga kebaikan pula yang akan kembali ke kita yang menanamnya. Menjemput jodoh jangan dengan emosi, melihat teman-temanya pada menikah akhirnya ikut ikutan menikah juga padahal secara batin kita kurang sreg dengan pasangan kita hal tersebut jangan sampai dilakukan karena yang namanya menikah itu sekali selamanya. Karena kalau pasangan kita emang bener jodoh kita batin kita akan terasa sreg denganya . .

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments